Belajar Ngeblog Yuk...!!!: Security dan Virus
Tampilkan postingan dengan label Security dan Virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Security dan Virus. Tampilkan semua postingan

Virus pada komputer kita adalah sesuatu yang sangat menyebalkan, pikiran kita yang pertama - tama pasti data - data yang ada di dalam komputer, apalagi kalau sampai kita harus "Reinstal windows" pasti kita bakalan kalang kabut dan ngedumel gak karuan. Tapi...... Jangan panik terlebih dahulu jika komputer kalian terserang virus, jangan terburu - buru atau gegabah untuk mem-"format" dan me-"Reinstal atau Instal Ulang Windows". Karena pada beberapa kasus virus salah satunya seperti "Conficker", cara ini tidak menyelesaikan masalah karena saat komputer dihubungankan dengan jaringan maka komputer tersebut akan terinfeksi lagi.

Lalu harus bagaimana ??? coba kalian gunakan dua tips yang dapat dilakukan pertama - tama saat komputer kalian mulai terserang virus.

Pergunakan System Restore
Ini adalah tips yang paling mudah dilakukan namun cukup ampuh bila kalian ingin komputer berjalan baik seperti kondisi semula sebelum terinfeksi oleh virus. System Restore adalah salah satu fitur bawaan dan diandalkan pada Windows XP maupun pada Windows Vista yang secara default di aktifkan saat OS / Operating System (XP / Vista) pertama kali di Instal.

Dengan menggunakan System Restore kita bisa membuat Restore Point (secara otomatis dibuat secara berkala), maksudnya ketika system mulai "berulah" tidak wajar baik karena virus maupun salah instal program atau driver, maka kita bisa mengembalikan konfigurasi Windows seperti sebelum system mulai "berulah". Misalnya kalian meng-instal aplikasi baru dan menyebabkan OS bermasalah atau sering crash. Daripada pusing, gunakan dan panggil saja Restore Point pada saat program tersebut belum di instal. Maka, semua setting registri dan konfigurasi Windows lain akan kembali seperti sedia kala.

Restore Point dapat diterapkan jika kalian tahu kira -kira kapan saat virus menginfeksi komputer, atau dalam kasus ketika kalian tidak menjalankan file virus. Namun ada syaratnya, yakni System Restore tidak di nonaktifkan oleh pengguna maupun virus. Karena beberapa virus seperti Conficker menonaktifkan System Restore sewaktu menyerang komputer korbannya.

Namun..... jika virus sudah masuk ke Restore Point maka virus tersebut justru terlindung oleh System Restore yang berakibat walaupun sudah berulang - ulang kali dibersihkan menggunakan anti virus, virus tetap kukuh bersarang di file - file Restore Point dan virus tersebut akan kembali lagi bangkit dari Restore Point. Tapi ini juga ada solusinya... solusinya adalah setiap kali pembersihan virus dilakukan, maka yang pertama - tama di lakukan adalah me-nonaktifkan System Restore ini di lakukan supaya virus tidak ter-proteksi oleh System Restore. Setelah itu lakukan langkah - langkah di bawah ini untuk mengembalikan kondisi semula (Restore Point):

1. Klik [Start] ==> [All Program] ==> [Accessoris] ==> [System Tools] ==> [System Restore]

2. Kemudian akan muncul tiga pilihan pada layar wizard system restore. Yaitu :
a. Restore my computer to an earlier time. (gunakan ini untuk mengembalikan system pada waktu tertentu).
b. Create a restore point (gunakan ini untuk menciptakan restore point pada saat ini).
c. Undo my restore point (gunakan ini untuk membatalkan restore poin yang dilakukan).
Pada pilihan ini pilihlah yang pertama [Restore my computer to an earlier time].

3. Pada tahap berikutnya, kalian akan dihadapkan pada sebuah kalender. Pilihlah waktu pada saat ketika komputer masih stabil atau belum terinfeksi virus, lalu klik [Next].

4. Pada jendela Wizard selanjutnya muncul layar konfirmasi. lalu klik [Next].

5. System Restore akan mulai bekerja dengan me-restart komputer kalian. pada saat ini kalian akan menunggu sedikit lama sekitar 10 - 20 menit (tergantung hardware kalian) untuk Windows mengembalikan Restore Point.

Sayangnya pada beberapa kasus, virus mencoba mematikan System Restore, sehingga fitur ini menjadi tidak berguna. jadi gunakan fitur ini hanya jika virus belum mematikan fitur ini.

Pembersihan Manual.
Apabila System Restor gagal memulihkan system komputer, kalian masih bisa melakukan cara lain yaitu "Pembersihan Manual". Sebelum melakukan pembersihan manual pertama - tama yang dilakukan adalah simpan data penting kalian dan tutup semua program yang berjalan. Bila perlu, Back Up data kalian ke media penyimpanan lainnya seperti USB Flash Disk, HDD External, CD, dll. Untuk mencegah hal - hal yang tidak diinginkan pada data - data kalian. Setelah itu lakukan langkah - langkah berikut ini :

1. Jalankan program antivirus di komputer kalian untuk melakukan Up Date pada antivirus tersebut agar dapat mencegah kemungkinan terinfeksi virus - virus baru. Jika perlu, download tool gratis Norman Malware Center.

2. Putuskan koneksi Internet kalian segera dan putuskan juga Koneksi Jaringan Lokal (LAN) kalian untuk mencegah infeksi virus ke jaringan lokal atau infeksi ulang dari jaringan maupun internet. Ikuti langkah ini untuk memutuskan jaringan dan internet :
a. klik [Start] ==> [Control Panel] ==> [Network and Internet Connection] ==> [Network Connection].
b. Pada Network Connection, pilih koneksi internet atau jaringan yang ada, lalu klik kanan dan klik [Disable].

3. Nonaktifkan "System Restore" untuk mengoptimalkan dan mempermudah pembersihan virus yang di proteksi oleh Restore Point dan untuk mencegah virus kembali menginfeksi komputer. Gunakan cara ini untuk menonaktifkan "System Restore":
a. klik kanan pada icon My Computer, lalu klik [Properties].
b. Pada jendela System Properties klik / pilih tab [System Restore].
c. Pada tab [System Restore] centang atau tandai lah pada pilihan [Turn off System Restore on all drivers].
d. Kemudian klik [Apply] ==> [OK]

4. Lakukan Scan Virus. Biarkan antivirus melakukan scanning secara full pada komputer, bila perlu lakukan juga pada USB flash disk kalian. Setelah proses scanning selesai, lakukan restart pada komputer kalian. Alternatif lainnya lakukan scanning dengan menggunakan Removal Tools (bila ada).

5. Bersihkan temporary file dari kemungkinan masuknya virus, dengan cara :
a. Klik [start] ==> [All Programs] ==> [Accessoris] ==> [System Tools] ==> [Disk Cleanup].
b. Kemudian pada [Disk Cleanup], pilih drive yang akan dibersihkan.
c. Biarkan [Disk Cleanup] melakukan tugasnya.
d. Setelah itu pilih lah temporary files yang akan di bersihkan, kemudia klik [OK].
e. Biarkan proses cleanup bekerja sampai selesai.

Nah... itu dia tips kali ini, Semoga bisa membantu kalian dan bermanfaat untuk kalian.



Mulai dari Facebook, email hingga rekening bank online membutuhkan password untuk mengaksesnya. Agar password tak jadi titik lemah, simak tips mengamankannya dengan secarik kertas.
Tips berikut ini disarikan detikINET dari saran di blog resmi perusahaan antivirus dan keamanan komputer, F-Secure, Rabu (27/5/2009):

1. Tuliskan password pada secarik kertas
2. Hanya tuliskan passwordnya saja dan jangan disertai alamat e-mail atau hal lain
3. Jangan tempelkan kertas itu di sisi monitor, dekat komputer atau di bawah keyboard
4. Simpan kertas dalam dompet bersama dengan benda-benda penting lain seperti kartu kredit, kartu ATM dan kartu identitas

Namun sebelum melakukan tiga hal di atas, ikuti dulu cara membuat password yang aman. Begitu amannya sampai-sampai password ini boleh saja dituliskan pada secarik kertas.

1. Pilih tiga karakter awal yang berhubungan langsung dengan situs, misalnya 'yah' untuk Yahoo atau 'fbk' untuk Facebook.
2. Gunakan perbedaan huruf kapital pada tiga karakter awal itu, misalnya 'yAh' atau 'yaH'
3. Gunakan angka acak untuk rangkaian berikutnya, misalnya '6879'
4. Tuliskan tiga karakter awal dan rangkaian angka acak pada secaraik kertas
5. Tambahkan tiga karakter acak yang tidak tertulis --tapi diingat dengan baik layaknya nomor PIN untuk ATM-- misalnya '@m3'
6. Tiga karakter acak itu bisa saja ditempatkan di depan, tengah atau belakang
7. Jika mengikuti contoh di atas, password-nya akan menjadi: 'yAh6879@m3' atau '@m3yAh6879' atau 'yAh@m36879' sedangkan yang tertulis pada secarik kertas hanyalah 'yAh6879'

Keamanan dari metode di atas adalah pada tiga karakter yang tidak dituliskan. Sedangkan bagian password yang dituliskan akan membantu mengingat password unik dengan karakter acak.

Sumber : DetikInet.Com



Masih ingat dengan virus Aksika? Virus "open source" yang satu itu memang memiliki banyak sekali varian. Tidak heran karena source code-nya memang disedia kan bebas di Internet, jadi siapapun dapat dengan mudah mengubah dan meng-compile source code-nya dan jadilah varian baru.

Berawal dari kemudahan itulah, banyak virus maker ataupun programer pemula mencoba-coba untuk membuat virus tanpa perlu repot. Paling yang dibutuhkan hanyalah pengetahuan seputar operating system dan programming.
Namun kemudahan itu belum seberapa, bila dibandingkan dengan menggunakan program Virus Generator. Dari namanya saja, kita sudah dapat mengira kegunaan dari program tersebut. Ya, Virus Generator merupakan program untuk dapat membuat virus secara mudah dan instan.

Bermula dari sampel sebuah virus yang lumayan banyak dikirimkan oleh pembaca kepada kami. PC Media Antivirus mengenalnya dengan nama Gen.FFE-Fajar, namun antivirus lain ada juga yang menyebutnya dengan nama Brontok.D. Dengan penyelidikan sederhana akhirnya diketahui bahwa virus tersebut dibuat menggunakan Virus Generator.

Fast Firus Engine (FFE)

Pembuat Generator tersebut menamakan program buatannya itu dengan nama Fast Firus Engine. Seperti yang terlihat pada program ataupun situs pembuatnya, ia memberitahukan bahwa program ini hanya untuk tujuan pembelajaran dan tidak untuk tindakan merusak. Namun tetap saja, bila program ini sudah jatuh ke tangan yang salah, pasti akan digunakan untuk pengrusakan.

Virus Generator ini dibuat menggunakan bahasa Visual Basic dan di-compress menggunakan packer tELock. Dalam paketnya terdapat dua buah file, yakni Fast Firus Engine.exe dan data.ex_. Fast Firus Engine. exe merupakan program utama dalam pembuatan virusnya dan sementara file data.ex_ sebenarnya merupakan badan virus asli yang belum dimodifi kasi.

Saat file Fast Firus Engine.exe dijalankan, maka pengguna akan dihadapkan pada sebuah interface. Anda hanya disuruh mengisikan nama virus, nama pembuat, dan pesan-pesannya. Lalu dengan menekan tombol Generate, maka jadilah virus Anda.

Cara kerja dari Generator tersebut sebenarnya sangat sederhana. Ia hanya menambahkan data yang Anda masukkan tadi ke bagian akhir file virus asli (data.ex_). Nantinya informasi tersebut digunakan oleh virus dalam proses infeksi.

Bagaimana Virus Menginfeksi?

Virus hasil ciptaan FFE memang terlihat sederhana. Sama seperti Generatornya, ia juga dibuat menggunakan bahasa Visual Basic yang di-compile dengan metode Native- Code. Lalu di compress menggunakan tELock agar ukurannya semakin kecil. Virus ini memiliki ukuran tubuh asli sebesar 55.296 bytes.

Saat virus kali pertama dieksekusi, ia akan membuat beberapa file induk di beberapa lokasi. Seperti di direktori "%WINDOWS%", akan terdapat file dengan nama.exe, Win32 exe, activex.exe, dan %virusname% (nama virus sesuai yang diisikan oleh sang pembuatnya pada Generator). Di "%WINDOWS% %system32%" akan terdapat file copy.pif, _default.pif, dan surif.bin. Selain itu, ia juga mengubah atau membuat file Oeminfo.ini yang merupakan bagian dari System Properties. Jadi apabila komputer Anda terinfeksi oleh virus hasil generate dari FFE, maka pada System Properties akan terdapat tulisan "Generated by Fast Firus Engine".

Di direktori "%WINDOWS% %System%" akan terdapat beberapa file induk lagi yang menggunakan nama yang sama seperti file system milik Windows, seperti csrss.exe, winlogon.exe, lsass.exe, smss.exe, svchost. exe, dan winlogon.exe.

Dan tak lupa, pada root drive pun akan terdapat file dengan nama "baca euy.txt" yang berisikan pesan-pesan dari si pembuat virus. Jadi pada saat membuat virus dengan menggunakan Generator tersebut, maka pembuatnya akan disuguhkan beberapa kotak input, seperti Author of the virus, Name of the virus, dan Messages. Nah, isi dari kotak messages ini yang nantinya ditampilkan pada file "baca euy.txt" tersebut.

Setelah virus berhasil meng-copy-kan file induknya ke dalam sistem tersebut, ia akan menjalankan file induk tadi, sehingga pada memory akan terdapat beberapa process virus, seperti csrss.exe, winlogon.exe, lsass. exe, smss.exe, svchost.exe, dan winlogon.exe. Nama process yang mirip dengan process/services milik Windows tersebut mungkin sengaja untuk mengecoh user. Untuk membedakannya, Anda dapat melihat path atau lokasi process tersebut dijalankan. Process virus ini biasanya berjalan di direktori System sementara process/services milik Windows yang running biasanya berasal dari direktori System32.

Mengubah Registry

Virus ini menambahkan beberapa item startup pada registry agar pada saat memulai Windows ia dapat running secara otomatis atau untuk mengubah setting-an Windows agar sesuai keinginannya. Informasi mengenai registry yang diubahnya tidak akan dapat dengan mudah kita lihat karena dalam kondisi terenkripsi.

Sumber : Dr. Ir. Hudaini Hasbi MSc.Agr.



Tidak semua program antivirus dapat membersihkan file yang sudah terinfeksi virus W32/Sality.AE. Malah bisa-bisa, file tersebut akan rusak setelah di-scan dan dibersihkan oleh antivirus yang tidak tepat.

Virus Sality akan menyebar dengan cepat melalui jaringan dengan memanfaatkan default share Windows atau share folder yang mempunyai akses full dengan cara menginfeksi file yang mempunyai ekstensi exe/com/scr.

Untuk itu, perusahaan sekuriti Vaksincom menyarankan pengguna komputer untuk menonaktifkan Default Share (C$, D$ .. dst) dan hindari full sharing folder Anda di jaringan.

Berikut 9 cara singkat membersihkan virus W32/Sality.AE yang diterima detikINET dari analis virus Vaksincom, Adang Jauhar Taufik, Rabu (4/3/2009):

1. Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan dan internet.

2. Matikan System Restore selama proses pembersihan berlangsung.

3. Matikan Autorun dan Default Share. Silahkan download file berikut kemudian jalankan dengan cara: klik kanan repair.inf lalu install.

http://www.4shared.com/file/82762498/f5dc1edd/repair.html?dirPwdVerified=feea1d94

4. Matikan program aplikasi yang aktif di memori agar proses pembersihan lebih cepat terutama program yang ada dalam daftar startup.

5. Sebaiknya scan dengan menggunakan removal tools dengan terlebih dahulu merubah ekstensi dari removal tools tersebut dengan ekstensi lain [contoh: CMD] agar tidak diinfeksi ulang oleh W32/Sality.AE.

6. Agar komputer yang sudah terinfeksi W32/Sality.AE dapat booting safe mode, silahkan restore registry yang sudah diubah oleh virus.

Silahkan download file berikut kemudian jalankan sesuai OS yang terinfeksi W32/Sality.AE tersebut.

http://www.4shared.com/file/82761423/934fb170/_2__Sality.htmldirPwdVerified=feea1d94

7. Fix registry lain yang diubah oleh virus, silahkan download tools berikut kemudian jalankan file tersebut dengan cara: klik kanan repair.inf lalu install

http://www.4shared.com/file/82874724/f485f1dd/repair.html?dirPwdVerified=3b1f2fa9

8. Restart komputer dan scan ulang dengan menggunakan removal tools untuk memastikan komputer telah bersih dari virus.

9. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang dapat mendeteksi Sality dengan baik.

Sumber : detikinet.com



Berhati-hatilah menggunakan Facebook. Situs jaringan sosial ini mengalami lima masalah keamanan serius pekan ini. Pakar keamanan khawatir, kriminal akan menggunakan aplikasi tertentu untuk memanen data-data pribadi milik korban.

Facebook mengijinkan orang membuat aplikasi game dan software yang bisa dijalankan di website itu. Tapi aplikasi tidak membutuhkan persetujuan dari Facebook sehingga bisa dieksploitasi oleh hacker.

Salah satu contohnya adalah Error Check System yang mengingatkan user seolah-olah teman tidak dapat melihat profil dan saat diklik menampilkan pesan error. Padahal pada kenyataannya tidak ada yang salah dengan profil.

Aplikasi lain memperingatkan user telah melanggar syarat dan ketentuan Facebook dan menawarkan link agar akun tetap bisa digunakan. Trend Micro mengingatkan saat diklik, pesan palsu ini malah akan tersebar keseluruh daftar teman. Selain itu informasi pribadi milik user secara otomatis berpindah ke pencuri.

“Dua kejadian ini hanya berlangsung dalam sepekan dan hanya masalah waktu saja Facebook akan meninjau ulang kebijakan aplikasinya,” kata Rik Ferguson, senior security adviser Trend Micro.

Ferguson mengatakan meskipun belum ada bukti aplikasi itu telah digunakan hacker untuk mencuri informasi rekening tapi terbukti bisa dijalankan. Dan dia khawatir program yang lebih mutakhir akan menjadi ancaman nyata di Facebook.

Sebelumnya Facebook juga menjadi media penyebaran virus Koobface sejak Desember tahun lalu. Virus itu menular dengan cara menawarkan pancingan agar mengujungi halaman YouTube palsu tapi ternyata menginstall malicious software ke komputer korban.



Sebuah virus baru sudah ditemukan, dan digolongkan oleh Microsoft sebagai yang paling merusak! Virus itu baru ditemukan pada hari Minggu siang yang lalu oleh McAfee, dan belum ditemukan vaksin untuk mengalahkannya.

Virus ini merusak Zero dari Sektor hard disc, yang menyimpan fungsi informasi-informasi terpenting. Virus ini berjalan sebagai berikut :
  • Secara otomatis virus ini akan terkirim ke semua nama dalam daftar alamat anda dengan judul "Sebuah Kartu Untuk Anda" ( Une Carte Pour Vous, atau A Card For You )

  • Begitu kartu virtual itu terbuka, virus itu akan membekukan komputer sehingga penggunanya harus memulainya kembali; kalau anda menekan CTRL+ALT+DEL atau perintah untuk restart, virus itu akan merusak Zero dari Sektor Boot hard disk, sehingga hard disk akan rusak secara permanen.
Menurut CNN, virus itu dalam beberapa jam sudah menimbulkan kepanikan di New York . Peringatan ini telah diterima oleh pegawai Microsoft sendiri.
Jangan membuka e-mail dengan judul "Sebuah kartu virtual untuk Anda" ( Une Carte Virtuelle Pour Vous atau A Virtual Card For You ).

Kirimkan pesan ini kepada semua teman anda. Saya rasa bahwa sebagian besar orang, seperti saya sendiri, lebih suka mendapat peringatan ini 25 kali daripada tidak sama sekali.

AWAS!!!
Jangan terima kontak "pti_bout_de_ chou @hotmail.com". Ini virus yang akan memformat komputer anda. Kirimkan pesan ini ke semua orang yang ada di dalam daftar alamat anda.

Kalau anda tidak melakukannya dan salah seorang teman anda memasukkannya dalam daftar alamatnya, komputer anda juga akan terkena.

Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut.

Contoh virusnya adalah Worm, Trojan, Backdoor, hacking, dll. Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah KasperSky, AVG, AntiVir, PCMAV, Norton, Norman, dan McAfee.

Perangkat lunak antivirus

Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).

Antivirus berdasarkan jenis pengguna dapat dibagi menjadi 2, yaitu untuk Home User dan Network (Corporate User). Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan, antivirus dapat melakukan scan di komputer - komputer client dan network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam jaringan tidak harus langsung dari Internet. Komputer client dapat melakukan upate langsung dari server jaringan.

Tabel berikut berisi beberapa antivirus yang beredar di pasaran

Produsen
Produk Situs Web
Alwil Software
Avast http://www.asw.cz
Anyware Software
Anyware AntiVirus http://www.helpvirus.com
Ansav
Ansav http://www.ansav.com/
AVG AntiVirus
AVG Anti-Virus http://www.grisoft.com
Avira
AntiVir http://www.avira.com
Cat Computer Services
Quick Heal http://www.quickheal.com
Central Command Software
Vexira Antivirus http://www.centralcommand.com
Authentium
Command AntiVirus http://www.authentium.com/command/index.html
Computer Associates
eTrust http://www.ca.com/virusinfo/
Cybersoft
waVe Antivirus http://www.cyber.com
DialogueScience
SpIDer Guard http://www.dials.ru
Eset Software
NOD32 http://www.nod32.com
Frisk Software
F-Prot Antivirus http://www.f-prot.com
F-Secure
F-Secure Anti-virus http://www.fsecure.com
GeCAD
RAV AntiVirus http://www.rav.ro
H+BEDV Datentechnik
AntiVir dan AntiVir Personal Edition http://www.antivir.de
HAURI
ViRobot, DataMedic, Live-Call http://www.hauri.co.kr
Hiwire Computer and Security
WinProof dan ExcelProof http://www.hiwire.com.sg
Ikarus
Die Klinik http://www.ikarus-software.at
Kaspersky Labs
Kaspersky Anti-Virus (AVP) http://www.kaspersky.com
Leprechaun Software
VirusBUSTER II http://www.leprechaun.com.au
Messagelabs
email scanning services http://www.messagelabs.com/viruseye/
MicroWorld Software
eScan http://www.microworldtechnologies.com
MKS
MKS Vir http://www.mks.com.pl
Network Associates
McAfee Anti-Virus dan McAfee Virus Scan http://www.mcafee.com atau http://www.nai.com
NetZ Computing
InVircible AV http://www.invircible.com
Norman Data Defense Systems
Norman Virus Control dan Norman Security Suite http://www.norman.no
Panda Software
Panda AntiVirus dan NanoScan http://www.pandasoftware.com
Per Systems
Per AntiVirus http://www.persystems.com/antivir.htm
Proland Software
Protector Plus http://www.pspl.com
Safetynet
VirusNet PC and VirusNet LAN http://www.safe.net
Softwin
BitDefender http://www.bitdefender.com
Sophos
Sophos Anti-Virus http://www.sophos.com
Sybari Software
Antigen for Microsoft Exchange http://www.sybari.com
Symantec
Norton Antivirus dan Symantec Antivirus Corporate Edition http://www.symantec.com
TREND Micro
Trend Virus Control System dan PC-Cilin http://www.trendmicro.com
VirusBuster Ltd.
VirusBuster http://www.vbuster.hu
Clam
ClamAV http://www.clamav.org
PC Media Anti Virus
PCMAV http://www.pcmav.biz/
Microsoft Corporation
Windows Live OneCare dan Microsoft ForeFont http://onecare.live.com
Zonelabs
ZoneAlarm AntiVirus http://www.zonealarm.com/
BullGuard
BullGuard Antivirus http://www.bullguard.com/

Anda dapat mendownload antiviruses updates secara manual di:

Nama Anti Virus

Alamat Website

AVG Anti Virus

http://www.avg.com/download-update

PC Media Anti Virus

http://www.pcmav.biz/, http://www.virusindonesia.com/

ANSAV

http://www.ansav.com/

McAfee VirusScan

http://www.mcafee.com/apps/downloads/security_updates/dat.asp?region=us&segment=enterprise

Symantec Norton AntiVirus

http://www.symantec.com/business/security_response/definitions.jsp

Kaspersky Antivirus

http://www.kaspersky.com/avupdates

TrendMicro

http://www.trendmicro.com/download/apac/pattern.asp?WT.mc_id=2008HPAPAC_TRC_PatternFile

AVG Antivirus

http://free.avg.com/download-update

BitDefender

http://www.bitdefender.com/site/view/Desktop-Products-Updates.html